Covid-19, Pandemi, serta Fakta WHO

Belakangan ini dunia sedang digemparkan karena munculnya penyakit baru yang bernama Covid-19. Bahkan karena sudah meluas hingga 168 (19/3) negara dan sebanyak 245,484 pasien positif Covid-19 (20/3). Karena penyebaran Covid-19 sangat cepat dan menjangkau wilayah yang luas, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan jika Covid-19 merupakan pandemi.

Apa itu pandemi? Dikutip dari kompas.com , pandemi merupakan wabah penyakit yang terjadi pada geografis yang luas atau menyebar secara global. Pandemi tidak mengacu pada tingkat keparahan penyakit, jumlah korban ataupun infeksi. Namun pandemi mengacu kepada penyebaran di beberapa negara atau benua, biasanya mempengaruhi sejumlah besar orang

Lalu sebenarnya apakah yang menyebabkan Covid-19? Covid-19 disebabkan oleh sebuah virus yang bernama SARS-CoV-2. Mengapa ada angka dua disana? Apakah ada yang pertama? Yaps, ternyata virus penyebab penyakit Covid-19 ini memiliki genetika yang hampir sama dengan virus penyebab penyakit SARS ( Severe Acute Respiratory Syndrome) dimana virus penyebab SARS adalah SARS-CoV. Penyebab Covid-19 ini, memiliki materi genetik RNA atau Ribonucleic Acid. Dimana materi genetik ini dapat bermutasi dengan sangat cepat.

Visualisasi Virus Corona

Covid-19 yang penyebarannya sangat cepat ini dapat menular melalui droplet atau cairan yang berasal dari batuk atau bersin. Itu mengapa sedang digalakan social distancing yaitu menjaga jarak aman sejauh 1 meter. Walaupun memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa. Tetapi Covid-19 memiliki masa inkubasi yang lebih lama dan satu orang positif dapat menularinya kepada 2 orang lain.

Mereka semua berasal dari kelompok virus yang sama yaitu coronavirus. Mengapa diberi nama korona? Diberi nama korona karena bentuknya yang menyerupai mahkota dengan ujung-ujungnya berpaku seperti yang terlihat pada mikroskop. Ternyata virus korona tidak saja SARS-CoV, melainkan ada beberapa jenis yang dikenal pernah menyerang manusia. Berikut jenis virus corona yang pernah menginfeksi manusia :

  1. 229E (alpha coronavirus)
  2. NL63 (alpha coronavirus)
  3. OC43 (beta coronavirus)
  4. HKU1 (beta coronavirus)
  5. MERS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan MERS)
  6. SARS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan SARS)
  7. SARS-CoV-2 (novel coronavirus yang menyebabkan Covid-19)

Lalu belakangan ini, WHO telah menyatakan 16 fakta baru mengenai Coronavirus Disease 2019 ini. Apa sajakah itu? Yuk kita liat listnya dibawah ini :

  1. Iklim cuaca panas dan lembap (seperti Indonesia) tidak bisa mencegah virus corona. Cara terbaik untuk melindungi diri dari Covid-19 adalah dengan sering membersihkan tangan. Hilangkan virus yang mungkin ada di tangan dan hindari infeksi yang dapat terjadi saat menyentuh mata, mulut dan hidung.
  2. Cuaca dingin dan salju tidak bisa membunuh virus penyebab Covid-19.
  3. Mandi air panas tidak mencegah Covid-19.
  4. Virus corona tidak dapat ditransmisikan melalui produk atau barang dari Tiongkok atau negara mana pun meski sudah ada kasus Covid-19 di negara tersebut.
  5. Virus corona tidak ditularkan oleh gigitan nyamuk.
  6. Hanya menggunakan pengering tangan tidak efektif untuk membunuh virus corona. Sebelum menggunakan pengering tangan, cuci tangan menggunakan sabun atau antiseptik.
  7. Jangan gunakan lampu ultraviolet (UV) untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya, karena radiasi ultraviolet dapat menyebabkan iritasi kulit.
  8. Alat pendeteksi suhu panas tubuh tidak menjamin mampu mendeteksi virus corona. Jika orang yang terinfeksi sudah mengalami demam, alat ini cukup berguna. Namun, interval waktu seseorang terinfeksi hingga terjadi demam adalah 2 hingga 10 hari.
  9. Jangan menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh Anda dengan maksud membunuh virus corona, yang harus dicatat, alkohol dan klorin mungkin berguna untuk mendisinfeksi permukaan, tetapi harus digunakan sesuai dengan rekomendasi yang tepat.
  10. Saat ini, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus corona baru. Namun, disarankan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan.
  11. Vaksin pneumonia tidak bisa melindungi dari Covid-19, virus ini membutuhkan vaksin khusus. Hingga saat ini vaksin Covid-19 belum ditemukan, masih dalam tahap penelitian.
  12. Air garam tidak bisa melindungi Anda dari infeksi Covid-19.
  13. Bawang putih tidak bisa melindungi Anda dari infeksi Covid-19.
  14. Orang dari segala usia berpotensi terinfeksi Covid-19. Orang dengan usia tua dan orang-orang dengan kondisi penyakit seperti asma, diabetes, penyakit jantung, lebih rentan karena imunitas mereka dalam keadaan tidak prima.
  15. Obat antibiotik tidak efektif dalam pencegahan dan pengobatan virus corona baru. Yang harus dicatat, antibiotik bekerja untuk melawan bakteri, sedangkan Covid-19 adalah virus.
  16. Sampai saat ini, belum ada obat khusus pencegahan atau pengobatan virus corona baru. Namun, mereka yang terinfeksi virus harus menjalani perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati.

Sumber : bebas.kompas.id , indozone.id, kompas.com

About Norbert Marcell 112 Articles
Saya hanya seorang anak muda yang ingin berbagi mengenai pelbagai macam hal yang saya ketahui. Instagram @norbert_marcell14

1 Trackback / Pingback

  1. Cara Remaja Menjaga dan Merawat Kesehatan Mental Menurut UNICEF – GuIlAnMu

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*