Orang Indonesia! Mengenal Lebih Dalam Sosok Penemu 4G

Apa kabar pembaca setia GuIlAnMu? Saya harap Anda baik-baik saja dan senang bisa bertemu dengan Anda. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Sosok Penemu 4G. Prof. Dr. Khoirul Anwar.

Prof. Dr. Khoirul Anwar adalah orang yang menemukan teknologi 4G berbasis OFDM. Kepanjangan dari OFDM adalah Orthogonal Frequency Division Multiplexing. Khoirul Anwar adalah seorang peneliti asal Indonesia. Ia pernah belajar di ITB (Insitut Teknologi Bandung) Di bidang Elektro dengan cumlaude di tahun 2000, Ia pun memperoleh gelar master di tahun 2005, serta doktor di tahun 2008. Khoirul Anwar juga penerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS)tahun 2006, di California.

Temuan 4G yang Ia temukan ini mendapatkan sebuah perhagaan Best Paper untuk kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring, pada tanggal 16-19 2010 di Taiwan . Sekarang Hasil temuan yang sudah dipatenkan oleh nya itu digunakan oleh sebuah perusahaan Jepang.

Inspirasi serta Penemuan 4G

Suatu inspirasi besar bisa saja datang darimana, mungkin dari suatu film atau yang lain. Tapi siapa yang mengira inspirasi penemuan 4G datang dari film animasi anak-anak anime Japan. Tapi itulah Inspirasi pembuatan jaringan 4G.

Saat Ia terdesak untuk mengajukan suatu tema tentang penelitian untuk mendapatkan dana riset. Khoirul Anwar memeras otaknya. Tak diduga ide itu muncul dari film Dragon Ball Z, rupanya film ini sering Ia tonton.

Baca juga : Penyebab kuota 4G Anda boros

Ketika Goku tokoh utama dari film animasi Jepang. ‘Genki Dama’ alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.

“Konsep itu saya turunkan formula matematikanya untuk diterapkan pada penelitian saya,” lewat email kepada Viva news.

Khoirul memisalkan jurus Spirit Ball Goku sebagai Turbo Equalizer (dekoder turbo) yang mampu mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay, maupun blok transmisi terdahulu, untuk melenyapkan distorsi data akibat interferensi gelombang.

Ia berhasil mematahkan apa yang tidak mungkin di dunia teknologi.  Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer-lah yang akan membatalkan interferensi sehingga receiver bisa menerima sinyal tanpa distorsi.

Wah hebat sekali ya Prof. Dr. Khoirul Anwar. Sesungguhnya banyak sekali Anak Indonesia memiliki potensi yang cukup besar. Terutama dalam bidang teknologi.

Ayo Generasi Muda Indonesia! Kembangkan potensi yang Anda miliki dari inspirasi yang tidak mungkin bisa mungkin. Jangan lupa tinggalkan comment. Terima Kasih dan Sampai Jumpa

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *