You are here
Home > Bahasa Indonesia > Pidato bahasa Indonesia Keberagaman

Pidato bahasa Indonesia Keberagaman

Pelangi tanpa warna biru akan menjadi tak indah. Sama halnya jika tidak ada warna merah maka tak akan indah. Perbedaan warna itulah yang membuat pelangi menjadi lebih indah.

Yang terhormat Pak Yohanes Dwi Adi dan teman teman yang saya kasihi selamat pagi. Perkenalkan nama saya Norbertus Marcell Prayogi. Awal dari semuanya mari kita mengucap syukur kepada Tuhan Yang Mahaesa karena berkat dan rahmat-Nya saya dapat menyampaikan sedikit pemikiran saya.

Apa yang terlintas di kepala Anda ketika mendengar kata keberagaman? Pasti yang akan terlintas adalah ras, suku, agama dan bahasa. Dan apa yang Anda pikirkan itu adalah benar. Jika kita berbicara tentang keberagaman tidak mungkin jauh dari hal tersebut.

Keberagaman pasti tidak lepas dari perbedaan. Dan hingga sekarang perbedaan menjadi hal yang sangat sensitif. Perbedaan menjadi isu yang banyak sekali menimbulkan suatu perpecahan di masyarakat. Mulai dari perbedaan agama, ras dan masih banyak lagi perbedaan yang ada.



Perbedaan juga menyebabkan diskriminasi di berbagai tempat.Namun diskriminasi ini hanya dilakukan oleh segelincir orang saja. Beberapa saat yang ketika saya sedang menyapa teman saya yang berasal dari sekolah negeri, temannya ingin melempar somay kepada saya karena dia melihat saya menggunakan baju xaverius.

Perbedaan yang ada seharusnya membuat kita untuk bersemangat menyatukan perbedaan ini. Bukan untuk memecah belah. Menyatukan bukan berarti menghilangkan perbedaan. Indonesia yang terdiri dari ratusan budaya dan bahasa serta 6 agama perbedaan adalah keunikan tersendiri bagi Indonesia. Kita tidak mungkin menghapuskan perbedaan yang ada. Apakah dengan menjadikan semuanya menjadi satu tanpa ada perbedaan akan membuat semuanya menjadi aman? Belum tentu. Bahkan mungkin saja karena tidak ada perbedaan maka akan bertindak semena-mena.

Berbicara mengenai perbedaan saya teringat akan suatu pepatah tua. Pepatah tua itu  mengatakan. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Jika dipikir secara mendalam. Peribahasa tersebut memiliki arti yang mendalam. Jika kita bersatu kita akan teguh dan kuat ketika menghadapi segala rintangan serta tantangan yang ada didepan kita. Sedangkan jika kita bercerai kita tidak akan mampun untuk menghadapi rintangan yang ada.

Indonesia dikenal oleh dunia internasional adalah negara kemajemukan. Kemajemukan Indonesia sudah terkenal dimana-mana. Dan itu lah yang menjadi kekuatan kita. Rasa persatuan dan kesatuan yang ada pada Indonesia tidak dimiliki oleh bangsa lain. Kita harus menyadari bahwa kita memiliki banyak perbedaan. Perbedaan bukanlah bencana.. Namun rahmat dari Tuhan.

Kita harus mampu memilihara semua perbedaan yang ada di Indonesia. Itu semua dapat terjadi jika kita mempunyai jiwa toleransi. Jiwa toleransi sudah harus ditanamkan sejak dini. Beberapa contoh jiwa toleransi yang harus ditanamkan dari dini adalah menghormati orang lain yang sedang melakukan ibadah, menghargai perbedaan yang ada, menganggep sederajat orang lain dan masih banyak lagi.

Jadi, mari kita bersama menjaga perbedaan yang ada dengan mengembangkan sikap toleransi kepada sesama. Itu saja pidato saya, saya meminta maaf jika ada salah kata. Terima kasih dan semoga hidup Anda indah.

Norbert Marcell
Hanyalah seorang anak laki-laki yang berusaha membantu orang lain @Norbert_marcell14

Leave a Reply

Top